Menyambut dan Mempersiapkan Hari Jumat


Disampaikan Pada “Pelatihan Khutbah Jum’at” Takmir Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya.
Malang, Shafar 1429 H / Pebruari 2008 M
Abdullah Saleh Hadrami
Allah Ta’aala Berfirman:
“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”(Surat 62 Al-Jumu’ah / Hari Jum’at Ayat 9)

Keistimewaan dan Adab Hari Jum’at
– Hari Jum’at adalah hari paling afdhal dan merupakan hari raya kaum muslimin.
– Allah mengabadikan hari Jum’at dengan memberikan nama pada salah satu surat dalam Al-Qur’an dengan nama surat Al-Jumu’ah.
– Pada shalat Subuh hari Jum’at disunnahkan membaca surat As-Sajdah pada raka’at pertama setelah Al-Fatihah dan surat Al-Insaan pada raka’at kedua setelah Al-Fatihah.
– Nabi Adam –Alaihis Salam diciptakan, dimasukkan dan dikeluarkan dari surga serta diwafatkan pada hari Jum’at.
– Kiamat terjadi pada hari Jum’at.
– Pada hari Jum’at terdapat saat yang mustajab, yaitu doa yang dipanjatkan bertepatan dengan saat itu pasti dikabulkan oleh Allah Ta’aala.
– Memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad –Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam pada hari Jum’at.
– Mandi untuk shalat Jum’at.
– Membersihkan diri dengan memotong kumis, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan dan memotong kuku pada hari Jum’at.
– Memakai pakaian terbaik dan parfum untuk shalat Jum’at.
– Dilarang melewati atau melangkahi pundak orang lain dalam masjid karena hal itu termasuk gangguan.
– Segera pergi ke masjid untuk shalat Jum’at dan tidak mengakhirkannya karena Malaikat berada di pintu-pintu masjid untuk mencatat orang-orang yang datang terlebih dahulu hingga khatib naik mimbar.
– Memperbanyak shalat sunnah sambil menunggu khatib naik mimbar.
– Diam dan mendengarkan khotbah.
– Membaca surat Al-Kahfi.
– Allah mengunci mati hati orang-orang yang meninggalkan shalat Jum’at tanpa udzur syar’i dan menjadikan mereka termasuk orang-orang yang lalai.

Tata Cara Khotbah Jum’at
Khutbah Jum’at ada dua kali dipisahkan dengan duduk diantara keduanya.

Hendaklah Khotbah Jum’at Meliputi Beberapa Perkara Sebagai Berikut:

– Pujian-pujian kepada Allah dan membaca dua kalimat syahadat.
– Shalawat kepada Rasulullah Muhammad –Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam.
– Wasiat untuk bertakwa.
– Membaca ayat Al-Qur’an.
– Memberikan nasehat.
– Berdoa untuk kaum muslimin.

Pesan-Pesan Untuk Khatib
– Niat yang ikhlas.
– Mengenal situasi dan kondisi mad’u (audiens).
– Persiapan yang matang.
– Khotbah tersusun rapi, teratur dan fokus.
– Khotbah tidak terlalu panjang yang membosankan.
– Penampilan yang baik.
– Bahasa tubuh dan ekspresi.
– Pengaturan suara.
– Berbicara dari hati

Semoga Bermanfaat.

5 thoughts on “Menyambut dan Mempersiapkan Hari Jumat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s